Gerebek Rumah di Pinrang, 4 Orang Dibekuk usai Pesta Narkoba

oleh -15 views

Merdeka.com – Satuan narkoba Polres Pinrang dipimpin Kasat Narkoba, AKP Andi Sofyan menggerebek dan menggeledah rumah warga di Kampung Peleteang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Rabu (15/5) dini hari. Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan satu paket besar seberat satu kilogram yang diduga narkoba jenis sabu.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani mengatakan, ada empat orang warga diamankan dalam penggerebekan tersebut masing-masing Lukas (36), Ikbal Nasir (35), Rusli (41) dan Sulam alias Bucek (26).

“Dalam penggeledahan rumah warga salah satu pelaku itu ditemukan satu paket berbungkus plastik teh China merek Quanyinwang seberat 1 kilogram yang diduga sabu,” kata Dicky kepada wartawan, Kamis (16/5).

Sementara Kasat Narkoba Polres Pinrang, AKP Andi Sofyan yang juga dikonfirmasi, Kamis malam (16/5) secara detil mengurai, penangkapan ini diawali dari laporan masyarakat bahwa sebuah rumah di Kampung Paleteang, Kecamatan Paleteang, Pinrang kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba.

Laporan ini kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di tempat tersebut dengan cara under cover buy oleh dua orang informan dan memesan sabu seberat 1 kilogram ke lelaki Rusli, salah satu pelaku dan bertemu di Kampung Cora, Kecamatan Mattirobulu.

Rusli kemudian menyampaikan hal tersebut ke lelaki Ikbal dan secara berantai Ikbal menyampaikan lagi hal tersebut ke Lukas dan bertemu di Kampung Cora tapi dengan catatan harus menperlihatkan uang transaksi.

Dua informan tersebut berbagi diri. Yang satu memperlihatkan uang transaksi sebesar Rp 750 juta dan satu informan lainnya pergi bersama Lukas untuk ditunjukkan tempat mengambil sabu pesanan 1 kilogram itu.

“Ikbal yang tinggal bersama satu informan tadi kemudian ditangkap dan dibawa untuk menunjukkan tempat atau lokasi sabu 1 kilogram itu disimpan. Setelah Ikbal menunjukkan tempat, anggota langsung bergerak ke Kampung Paleteang. Di sana ditemukan Lukas dan langsung ditangkap bersama Sulam alias Bucek, pemilik rumah. Ikbal, Lukas dan Sulam akui jika sabu itu milik lelaki YS yang sekarang DPO,” kata AKP Andi Sofyan.

Ditambahkan, setelah penangkapan tiga orang ini, lanjut dikembangkan lagi dan menangkap Rusli, pelaku yang awalnya jadi tempat memesan sabu itu untuk meringkus seluruh komplotannya. [gil]

SUMBER