22,69 Kg Sabu dan 20.000 Pil Ekstasi Disita, Polisi Gulung 17 Pelaku

oleh -96 views

Merdeka.com – Polda Sumut melakukan serangkaian operasi pemberantasan narkotika di sejumlah lokasi. Mereka menyita 22,69 kg sabu dan 20.000 pil ekstasi serta menangkap 17 orang yang disangka terlibat dalam peredaran narkotika itu.

“Tersangka seluruhnya 17 orang. Di antaranya ada lima orang yang membawa 17 kg sabu-sabu, ada sopir, penuntun dan penggendong,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung, Senin (18/3).

Ke-17 tersangka diamankan sejak tiga pekan lalu. Penangkapan pertama dilakukan terhadap tiga laki-laki, yakni F, M alias P, dan I di Hotel Antara Dua, Jalan Asrama, Medan, Selasa (26/2). Dari tangan mereka disita 990 gram sabu yang dibungkus dalam kemasan teh China merek Guanyinwang.

Hari itu juga petugas melakukan pengembangan dan menangkap MY di Jalan Garuda, Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang. Pria ini disebutkan melakukan perlawanan, sehingga petugas menembak kaki kirinya.

Dalam penangkapan ini, petugas menyita 955 gram sabu. Narkotika itu ditemukan di rumah MY di Jalan Umar Baki, Perumahan Alum Permai, Desa Payaroba, Binjai Barat, Kota Binjai.

Keesokan harinya, Rabu (27/2), petugas menangkap EAS alias G di Jalan Medan-Tanjung Morawa, Desa Limau Manis, Tanjung Morawa Deli Serdang. Dari tangannya disita 1.988 gram sabu.

Sepekan kemudian, Rabu (6/3), didasarkan pada keterangan EAS, petugas menangkap DH di Jalan Sipori-pori, Beting Kuala Kapias, Teluk Nibung, Tanjung Balai. Laki-laki ini ditangkap bersama 1 Kg sabu.

Selasa (12/3) dinihari, petugas menangkap 4 laki-laki dengan inisial SIS, MS, ZRG, dan AHP di Jalan Lintas Sumatera, Sei Balai, Batubara.

Dari tangan mereka disita 2 tas berisi 17.687 gram sabu yang dibagi dalam 18 bungkus kemasan teh China. Keempat tersangka disebut mencoba melakukan perlawana sehingga kaki mereka ditembak. “Itu diangkap di perbatasan, dekat Simpang Kawat. Sabu-sabu itu dibawa dari Bengkalis, Riau, dengan tujuan Medan untuk dipecah. Menurut pengakuan, sabu-sabu itu berasal dari luar negeri,” beber Hendri.

Hari itu juga sekitar pukul 06.30 WIB, petugas menangkap SK, yang diduga sebagai penerima barang di Jalan Sisingamangaraja Medan.

Penangkapan berlanjut pada Rabu (13/3). Saat itu petugas menangkap seorang laki-laki MIN alias F di Jalan Jermal XV ujung di areal tanah garapan, dengan barang bukti yang disita 70 gram sabu. Terkait penangkaan ini, mereka meringkus ARP alias AG di Jalan HM Joni Medan dan AH alias H di Jalan Jemal VII, Medan.

Sementara tim lain menangkap 3 laki-laki dengan inisial A alias J, J, dan I di perairaan Teluk Nibung, Tanjung Balai. Dalam penangkapan itu disita 4 bungkus berisi 20.000 butir pil psikotropika jenis etizolam yang dibawa dari Malaysia.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” sebut Hendri.

Dari seluruh penangkapan itu, petugas menyita total 22,69 Kg dan 20.000 butir pil psikotropika jenis etizolam. “Dengan menyita narkotika ini, anak bangsa yang diselamatkan sebanyak 246.900 orang,” jelasnya. [cob]

SUMBER