Usai Geledah Kantor Waskita Karya dan Adhi Karya, KPK Panggil 7 Saksi

oleh -31 views

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap 7 saksi. Rencananya, mereka akan diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Kampus IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan pada Kemendagri Tahun Anggaran 2011.

“Hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap 7 saksi untuk tersangka DJ (Dudi Jocom),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media, Kamis (14/3).

Dia menjelaskan, 7 saksi itu yaitu Staf Keuangan dan SDM PT Waskita Karya, Setiadi Pratama, Staf PT Hutama Karya, Tri Yudi Surahmat, Staf PT Hutama Karya, Widi Sadmoko, Direktur Operasi PT Pelindo Properti Indonesia (sebelumnya di 2010 Kepala Divisi Konstruksi VII PT Adhi Karya), Dono Purwoko, Direktur PT Kharisma Indotarim Utama, Mulyawan, Kabag Perencanaan Anggaran Setjen (Panitia Pengadaan Pembangunan IPDN Sulawesi Selatan tahun 2010), Indra Gunawan dan PNS Kemendagri, Itriah Afsolin.

Febri menjelaskan, pemanggilan terhadap saksi ada kaitannya dengan proses geledah yang telah dilakukan KPK pada Selasa (12/3) di kantor PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya.

“Penggeledahan dilakukan Selasa (12/3) dari jam 14.00 siang hingga malam hari. Penyidik menduga terdapat bukti-bukti terkait proyek pembangunan kampus IPDN tersebut di lokasi,” ungkap Febri, Rabu (13/3).

Dari penggeledahan itu, tim penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan bukti yang berkaitan dengan perkara dengan kerugian negara mencapai Rp 21 miliar.

“Dari sana disita sejumlah dokumen-dokumen dan bukti informasi elektronik dalam bentuk CD yang kami pandang akan mendukung pembuktian perkara pokok,” jelas Febri.

Untuk diketahui, KPK pada 10 Oktober 2018 telah menetapkan tiga tersangka kasus korupsi dalam pembangunan dua kampus IPDN di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Mereka ialah mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kemendagri, Dudy Jocom, Kepala Divisi Gedung PT Waskita Karya, Adi Wibowo, dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya, Dono Purwoko.

KPK menduga ada kesepakatan pembagian pekerjaan antara PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya yang dilakukan sebelum lelang. Dudy diduga meminta fee sebesar 7 persen atas pembagian pekerjaan ini.

Sebelumnya, tak hanya kasus pembangunan Kampus IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan pada Kemendagri Tahun Anggaran 2011 yang disidik KPK. Ada beberapa proyek yang sama, yang dinaikkan kasusnya ke tingkat penyidikan. Adapun proyek tersebut antara lain dugaan korupsi pada pembangunan dua kampus IPDN di Kabupaten Agam, Sumatera Barat dan Kabupaten Rokan Hilir, Riau. 

Editor           : Kuswandi

Reporter      : Intan Piliang

SUMBER