PDIP Solo Larang Kader Konvoi Kendaraan Saat Kampanye Terbuka 23 Maret

oleh -130 views

Merdeka.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Solo melarang seluruh kadernya melakukan konvoi dengan kendaraan bermotor selama masa kampanye terbuka 23 Maret-13 April 2019. Konvoi kendaraan bermotor dinilai akan mengganggu kenyamanan masyarakat dan khususnya pengguna jalan lainnya.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo menyebut mengaku sudah menginstruksikan kepada semua kader partai besutan Megawati Soekarnoputri itu. Larangan tersebut sekaligus untuk merawat kemenangan Jokowi (Capres Joko Widodo) yakni dengan menciptakan rasa nyaman di masyarakat.

“Kader PDIP harus bisa merawat kemenangan Pak Jokowi. Kegiatan kampanye terbuka nanti jangan sampai menimbulkan kebisingan dan mengganggu lalu lintas,” ujar Rudyatmo Kamis (14/3).

Tak hanya kader PDIP, Wali Kota Solo ini juga mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas Kota Bengawan. Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi, apalagi oleh berita hoaks.

“Silakan kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas kader atau simpatisan, yang berkonvoi tanpa mengindahkan aturan berlalu lintas,” tandasnya.

Larangan tersebut, kata Rudy (sapaan akrab Rudyatmo) ia lakukan setelah adanya laporan masyarakat yang kerap menjumpai adanya konvoi. Terutama saat dilakukannya kegiatan deklarasi dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Kalau mereka masih nekat, kami tidak bertanggungjawab. Kami tidak akan urus motornya,” tegasnya.

Rudy menampik jika konvoi tersebut dilakukan oleh simpatisan partainya. Pasalnya selama ini DPC sudah memerintahkan satgas untuk mengendalikan peserta dan melarang konvoi itu.

“Kebanyakan konvoi dilakukan di daerah Nusukan, Gilingan dan Mojosongo,” terangnya. [rnd]

SUMBER