Harga Tiket Pesawat Melambung, Penumpang Beralih ke Kapal Laut

oleh -30 views

Merdeka.com – Tingginya harga tiket pesawat udara rute domestik membawa angin segar bagi moda transportasi lainnya. Kapal laut yang sempat ditinggalkan penumpang pun kembali diminati.

Di Pelabuhan Belawan, contohnya, penumpang KM Kelud tujuan Batam dan Tanjung Priok membeludak pada keberangkatan Selasa (12/2). Seorang penumpang, Meilani, mengaku memilih naik kapal laut karena alasan harga tiket pesawat yang tinggi.

“Kami berangkat 15 orang untuk menghadiri pesta di Jakarta. Kalau naik pesawat, coba hitung sendirilah berapa biayanya,” ucap perempuan warga Belawan ini.

Peningkatan jumlah penumpang kapal laut ini memang telah terjadi sejak harga tiket pesawat melambung tinggi pada Januari 2019. “Sejak pertengahan Januari 2019 sudah kelihatan peningkatan penumpang. Peningkatannya mencapai 100 persen dari 1.000 penumpang menjadi 2.000 penumpang dengan tujuan terbanyak ke Batam,” kata Firdaus, Kepala Cabang PT Pelni Medan.

Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, harga tiket kapal laut tetap stabil. PT Pelni tidak menaikkan tarifnya. Ongkos dari Medan ke Batam masih Rp 230 ribu, sedangkan ke Jakarta tetap Rp 422 ribu untuk kelas ekonomi.

Bukan hanya tiket yang terjangkau, PT Pelni tidak mengubah aturan lainnya. Barang bawaan penumpang tetap gratis hingga 50 Kg.

Namun, sejauh ini PT Pelni belum menambah frekuensi perjalanan kapal dari Medan ke Jakarta. “Tidak ada penambahan, masih seperti biasa, Senin tiba, Selasa berangkat,” ujar Firdaus.

Peningkatan penumpang kapal laut di Belawan berbanding terbalik dengan pesawat udara. Jumlah penumpang di Bandara Kualanamu bahkan turun hingga 19,9 persen setelah kenaikan harga tiket. Tren penurunan jumlah penumpang itu pun masih berlanjut. [did]

SUMBER