Sekjen Gerindra: Orang-orang Pendulang Suara di BPN Prabowo Digerus Satu Persatu

oleh -108 views

Merdeka.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan para tokoh pendulang suara di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno satu per satu hilang. Mulai dari musisi Ahmad Dhani Prasetyo hingga Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif.

“Sekarang udah mulai bahwa orang-orang yang berpotensi mendulang suara di lingkaran BPN sudah mulai digerus satu persatu. Ada Ahmad Dhani. Sekarang Slamet Ma’arif, mungkin nanti siapa dan seterusnya,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2).

Muzani menilai ada ketimpangan dalam penegakan hukum di Indonesia. Kata dia, jika yang terkena kasus adalah pendukung petahana kasus tersebut tidak akan diproses. Tetapi jika kasus menimpa kubu oposisi cepat sekali direspons Ke polisian.

“Sementara mereka sepertinya timnya baik-baik, bersih-bersih tidak ada kesalahan. Laporan kita juga diangap tidak ada bukti hukum, sehingga tidak perlu dipanggil-panggil, dimintai keterangan. Padahal laporan kita seabrek-abrek,” ungkapnya.

Dia pun membeberkan beberapa ketimpangan yang dilakukan oleh polisi. Salah satunya dalam penanganan kasus remaja penghina Presiden Joko Widodo ( Jokowi) yang kasusnya dianggap selesai.

“Kemudian ada Pak Jokowi diancam anak remaja, mengancamnya ke Pak Jokowi, tapi enggak dilakukan apa-apa. Kemudian ada penghinaan di Kalimantan Barat terhadap Islam yang katanya penjajah. Macam-macam semuanya,” ujarnya.

“Banyak sekali laporan-laporan kita tapi sepertinya tak pernah dianggap cukup bukti. Tapi kita yang dilaporkan, cukup bukti,” ucapnya.

Diketahui, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai terpidana kasus ujaran kebencian. Sedangkan Slamet Ma’arif baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran kampanye oleh Mapolresta Surakarta. [ray]

SUMBER