Polisi Sebut Pola Pembakaran Angkot di Grobogan Terkait Aksi Teror

oleh -24 views

Merdeka.com – Aksi pembakaran kendaraan bermotor kembali terjadi di Grobogan, Jawa Tengah. Polisi dan TNI dikerahkan untuk mempersempit aksi pelaku teror pembakaran motor dan mobil di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

“Itu kejadian di Grobogan ada kaitannya aksi teror pembakaran di Semarang. Polanya sama mulai dari motifnya, modusnya, kemudian mereka menggunakan minyak yang dilempar ke sasaran mobil,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat diwawancara wartawan di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeg, Semarang, Kamis (17/1).

Meski aksi teror pembakaran sudah terjadi lebih dari 1 bulan, Condro belum bisa memasang target kapan pelaku ditangkap. Polisi lebih fokus untuk patroli dari pukul 00.00 hingga 05.00 WIB.

“Jumlahnya 1.200 personel untuk patroli di Semarang, Kabupaten Ungaran, Kendal dan Grobogan. Petugas juga razia di sekitar jalan perbatasan-perbatasan, hasilnya Semarang tidak ada hal serupa,” ujarnya.

Condro mengaku telah memerintahkan kepada Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) Grobogan untuk melakukan pemetaan daerah yang rawan dalam rangka Bantuan Kendali Operasi (BKO) pengamanan.

“Kami sudah perintahkan Kapolres Grobogan untuk menghitung jumlah pemukiman yang diduga rawan, dan potensi kejadian. Kami minta didata, untuk berikan bantuan pengamanan.Demi kenyamanan bersama, masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keamanan lingkungan penjagaan malam, CCTV dipasang, harta dan barang berharga lain dijaga baik-baik,” jelasnya.

Pangdam IV Diponegoro, Mayjen Mochamad Effendi, menambahkan siap membantu mengamankan Jawa Tengah dari aksi teror. “Di kelurahan dan desa, kami tambah jumlah Babinsa. Kami siap membackup penuh, baik kekuatan maupun sarana prasarana yang ada,” kata Effendi. [ray]

SUMBER