Hamil dan Mau Dinikahkan, Nurjanah Malah Nekat Gantung Diri

oleh -1.058 views

LEBAK – “Lebih Baik Aku Mati Daripada Menanggung Malu” menjadi wasiat terakhir seorang kembang desa cantik berkulit putih bernama Nurjanah (19), warga Kampung Rajab, Desa Pasir Kembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, Jumat, 25 Januari 2019.

Informasi diperoleh, Nurjanah yang juga karyawati pabrik sepatu PT Saedong Citeras-Rangkasbitung ditemukan tewas pukul 05.00 WIB dengan menjerat lehernya sendiri dengan tali warna biru dan di kayu kamar bagian belakang.

“Adik korban ini memberitahukan kepada orang tuanya yang tengah di pasar Maja, bahwa Kakak perempuannya ditemukan meninggal dunia dengan menggantungkan diri,”kata Budi.

Akhmad, Kepala Desa (Kades) Pasir Kembang mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya bernama Wawan setelah pulang dari pasar mengantarkan ibunya sekitar pukul 06.00 WIB. Setiba di rumah Wawan terkejut melihat adiknya yang mengenakan baju tidur itu dalam kondisi gantung diri dengan tali dengan kondisi lidah menjulur dan mengeluarkan kotoran dari anusnya. Ember plastik juga ditemukan di TKP.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, lanjut Nono, korban sebelumnya sudah mempunyai niatan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Oleh orangtuanya, karyawati  pabrik itu pun dinasehati.

“Dan dari isi percakapan handphone korban, korban ini bunuh diri karena pacarnya terpaksa menikahi korban untuk bertanggung jawab. Diduga, korban telah hamil di luar nikah,” ujar Nono.

Gambar 1, 2 dan 3 : Nurjanah saat disemayamkan dan saat masih hidup

“Saat kejadian saya tidak tahu persis. Namun, pada saat saya tiba ke rumah, korban sudah terbaring dan meninggal, dan diduga korban gantung diri. Pada saat itu juga saya langsung melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian Polsek Maja,” kata Akhmad, kepada kepala desa.

Menurut Akhmad, korban berencana pada tanggal 5 Februari 2019 akan menikah. Bahkan pihak kedua keluarga baik dari laki-laki dan perempuan sudah menyetujuinya. “Saya tidak menyangka korban akan nekad seperti itu. Apalagi dalam waktu dekat korban akan menikah,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Maja, Kompol Nono Karsono membenarkan adanya korban gantung diri di desa Pasir kembang Kecamatan Maja. Menurutnya korban ditemukan oleh keluarganya sekira pukul 6.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Iya benar, korban karyawati PT Saedong Citeras. Motif gantung diri korban masih dalam penyelidikan polisi, kalau pihak keluarga mengizinkan untuk diautopsi kita akan lakukan autopsi. Tapi kalau tidak di izinkan akan dimakamkan oleh pihak keluarganya,” ucapnya.