Terlilit Hutang Finance, TKW di Hongkong pilih Gantung Diri

oleh -671 views

Malang – Diduga karena memiliki hutang di salah satu perusahaan finance, Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Suprihatin (27)  asal Sumber Kombang, Kalipare, Kabupaten Malang ditemukan tewas bunuh diri di Hongkong, Rabu, (16/1) ini, korban ditemukan pertama kali oleh sang majikan dalam kondisi gantung diri dengan jilbabnya di teralis jendela kamarnya.

Menurut laman berita asal Hongkong on.cc, Korban pertama kali ditemukan oleh majikan wanitanya yang sudah lansia. Saat menemukan, saksi mengaku sangat terkejut untuk kemudian memberitahu anak laki-lakinya untuk melapor. “Saya terkejut dan menyuruh putra saya untuk memanggil polisi” sebut Luo, (79). Sang majikan menemukannya pagi hari tadi pukul 6.51 dalam kondisi tewas menggantung, sementara lehernya terjerat sehelai kain hijab miliknya di kamar dalam rumah komplek perumahan blok 8, Hoi Fai Road, Tai Kok Tsui,”

“Iya benar, kami telah mendapatkan kabar resmi dari kantor perwakilan di Hongkong terkait kejadian yang dialami korban,” ungkap Kepala P4TKI Malang Muhammad Iqbal

Nur Kosidah, teman kerja Suprihatin mengaku kaget mendengar kabar teman baiknya asal Kalipare itu bunuh diri di rumah majikannya. “Tadi aku lari gak ketututan, sudah dibawa ambulan, cuma nangis di lobi bersama temanku satunya. Ya Allah aku sek ra percoyo mbak aku mau esuk sek wa centang 2 tak tunggu ra mudun mudun” ungkap Nur Khosidah teman dekat almarhumah dilansir dari SUARA, Rabu (16/1/2019).

Sehari sebelum kejadian, Nur juga merasa curiga karena dimintai saran yang tidak seperti biasanya. “Dia kemarin tidak cerita, tapi aku curiga dia mau potong rambut, minta saran saya dan teman saya satunya, kami bertiga setiap hari bersama bawa anjing” imbuh Nur. Menurutnya, almarhumah nekat bunuh diri karena mempunyai masalah hutang di finance. Nur terus mengucapkan rasa kehilangannya.

“Kita selalu ngobrol, apa aja masalah kita semua tau, tapi kenapa masalah ini dia tidak bicara dan ambil jalan pintas saya tak menduga dan tak percaya.” kata Nur. Padahal majikannya tergolong sangat baik dan baru saja memberikan HP merek Iphone kepadanya. Bahkan dalam waktu 24 jam Suprihatin masih membuat status di Facebook sehingga banyak temannya yang tidak percaya.

Tidak lama tim medis dan ambulance tiba di lokasi kejadian dan mengkonfirmasi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Hingga kini, Kepolisian Hongkong masih menyelidiki motif lebih lanjut gantung diri TKW asal Kalipare ini apakah karena hutang atau ada motif lainnya.