Dituduh Perkosa Asisten Pribadi, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan : Itu Tidak Benar dan Keji

oleh

JAKARTA – Terduga pelaku pelecehan seksual terhadap Asisten Pribadi Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Syafri Adnan Baharudin, mengatakan kalau seluruh tuduhan yang ditunjukan kepadanya tidak benar.

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan oleh perempuan berusia 27 tahun itu merupakan tuduhan tak beralasan dan fitnah yang keji. Ia pun membantah semua tuduhan tersebut. Namun, Syafri enggan menjelaskan alasan mengapa pernyataan tersebut dianggap tidak benar.

“Saya rasa untuk masalah yang tadi sudah masuk konteks pengaduan kita ke hukum ya. Jadi barangkali saya tidak bisa jawab karena akan bias. Saya jawab ya atau tidak, lantas tidak akan ada artinya kita debat kusir,” ujar Syafri dalam konferensi persnya di Jakarta Pusat, Minggu (30/12/2018).

“Tapi kita akan bawa ke masalah hukum. Kita akan sampaikan ke sana. (Dan) Saya pada saat ini sedang menempuh jalur hukum untuk menegakan keadilan dan mengungkapkan kebenaran (tersebut),” imbuhnya.

Kuasa hukum Syarif, Memed Adiwinata menegaskan kalau tuduhan terhadap kliennya tersebut tidak benar adanya. Menurutnya, setiap pernyataan harus ada dari dua belah pihak, bukan hanya dari satu pihak saja. Sehingga ia menilai, apa yang dituduhkan kepada kliennya merupakan tindakan yang keji.

“Mestinya ada jawaban dari pihak kedua tapi kan ini tidak ada. Kemudian dengan lantang, termasuk ada salah satu, ada orang yang entah mendukung atau bukan, (yaitu) saudara AA, langsung membuat satu statement dengan memaparkan, yang beredar di media sosial ada foto-foto yqng mana menurut kami itu tuduhan yang tidak mendasar dan keji,” jelasnya.

“Bagaimana kalau teman-teman sekalian ada anak-anak dan keluarganya melihat tuduhan tersebut. Sekali lagi bahwa itu tidak benar dan keji,” seru Memed.

Oleh sebab itu, ia menjelaskan kalau awal tahun 2019 nanti, pihaknya akan membuat laporan terkait kasus tersebut.

Sebelumnya diketahui, seorang Asisten Dewan Pengurus BPJS Ketenagakerjaan mengaku telah diperkosa dan menerima pelecehan seksual lainnya oleh anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Perempuan tersebut mengungkapkan tindakan tidak mengenakan tersebut di dalam kantor pun di luar kantor. (cw2/b)

SUMBER