Maksimalkan Serapan Anggaran, Pemprov Jabar Genjot Kinerja Dinas

oleh -2.047 views

Merdeka.com – Penyerapan APBD di sejumlah organisasi perangkat dinas (OPD) dinilai masih belum maksimal. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya untuk mendorong belanja modal di waktu yang tersisa untuk tahun anggaran 2018.

Dari catatan yang diterima, hingga pekan lalu, anggaran APBD Jabar 2018 senilai Rp 35,75 triliun baru terserap Rp 32,26 triliun atau baru mencapai 90,22 persen. Pemprov sendiri menargetkan capaian serapan anggaran bisa mencapai 93-95 persen dari 45 OPD yang ada.

Untuk mencapai target penyerapan anggaran tersebut, ada beberapa OPD yang perlu didorong karena serapan anggarannya masih di bawah 85 persen. Diantaranya, kinerja dari Dinas Kesehatan yang memiliki anggaran Rp 1,23 triliun baru terserap Rp 778,43 miliar. Lalu, Dinas Perumahan dan Pemukiman baru Rp 110,95 miliar dari Rp 151,14 miliar.

Dinas Perhubungan pun masih mencatatkan penyerapan 75,1 persen dari total anggaran Rp 221,33 miliar. Catatan pun diberikan kepada kinerja penyerapan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, lalu Dinas Lingkungan Hidup serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa menegaskan akan melakukan pemantauan hingga akhir tahun terhadap kinerja penyerapan dinas tersebut.

“Kami akan dorong untuk mempercepat pembayaran belanja modalnya. Kami pantau sampai masa akhir,” ujarnya di Gedung Sate, Selasa (25/12).

Disinggung mengenai faktor penyebab kinerja OPD tersebut belum maksimal, Iwa mengatakan selain volume yang besar, dipengaruhi juga oleh sikap hati-hati dalam proses pencairan. Meski demikian, ia memastikan realisasi penyerapan 2018 secara kuantitatif lebih besar dibanding 2017.

Pihaknya mengaku berkejaran dengan waktu, selain menggenjot penyerapan di satu sisi per 31 Desember 2018 APBD Jabar 2019 harus sudah menjadi produk hukum. Saat ini, Pemprov dan DPRD Jabar menurutnya terus mempercepat jadwal rapat badan anggaran terkait hasil evaluasi Kemendagri atas RAPBD Jabar 2019.

“Kami harap pekan ini sudah diproses, pekan ini Perda mulai dibahas, dan hari terakhir 2018 sudah ada peraturan daerah yang berisi penjabaran APBD 2019,” ujar Iwa.

Lebih lanjut, dia menerangkan banyak pula dinas yang kinerja penyerapan anggarannya baik. Seperti Sekretariat DPRD Jabar yang memiliki anggaran Rp 87,03 miliar sudah terserap Rp 86,78 miliar atau realisasi 99,72 persen, Bappeda dari anggaran Rp 78,03 miliar sudah terealisasi Rp 77 miliar. Satpol PP dari Rp 29,64 miliar sudah Rp 29,37 miliar. [fik]

SUMBER