Dilarang Pacaran, Siswi SMA ini ambil dasi lalu gantung diri

oleh

Gambar 1: Korban saat di puskesmas dan saat masih hidup

Warga Desa Suka Bulan Kecamatan Talo Kecil gempar setelah seorang gadis ABG cantik yang juga siswi SMAN 04 Sendawar, Kabupaten Seluma bernama Atikah (16) tega mengakhiri hidupnya sendiri yang masih sangat belia dengan cara gantung diri. Aksi nekat gadis berbehel ini dilakukan di dalam kamar rumah korban, dengan menggunakan sebuah dasi sekolah yang diikat di kusen pintu kamarnya  pada Sabtu (22/12) sore sekitar pukul 17.30 wib.

Kejadian ini baru diketahui pihak keluarga untuk kali ketiga dilakukannya, dan kejadian terakhir ini setelah pacar pelaku bunuh diri bernama Bintang (17) yang merupakan kakak kelas mendapat pesan singkat melalui WhatsApp (WA) dari pelaku yang menyatakan pamit ingin bunuh diri kembali. Sebelumnya Atikah bertengkar dengan orang tuanya masalah hubungannya dengan pacarnya yang tidak mendapat restu. Atikah langsung merajuk dan masuk kamar. Diduga korban langsung mengambil dasi sekolah dari lemarinya dan kursi kecil lalu mengikatkan dasi tersebut ke leher dan ke kusen pintu. Setelah itu korban menendang kursi tersebut sehingga membuatnya tercekik dan tewas.

Mendapat pesan WhatsApp (WA) tersebut Bintang kemudian langsung mendatangi ke rumah korban di Desa Suka Bulan Kecamatan Talo Kecil, dan mendapati Atikah yang masih mengenakan kaos bola warna biru dan celana pendek warna hitam dalam keadaan sudah tergantung menggunakan dasi di kusen pintu. Waktu ditemukan lidahnya terjulur, matanya melotot, dan mukanya sudah membiru akibat menahan rasa sakit akibat lehernya terjerat.

Pacar pelaku langsung berteriak minta tolong, seraya mengangkat tubuh korban yang tergantung, kemudian datang anggota keluarga Rudi Hartono yang melepas ikatan dasi tersebut. Oleh warga setempat, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Masmambang dan dinyatakan oleh dokter bahwa pelaku bunuh diri telah meninggal dunia. Menurut dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, hanya jeratan menghitam di leher, dan anus yang mengeluarkan kotoran.

 

Gambar 2: Atikah semasa hidup

Dengan diiringi isak tangis keluarga pelaku bunuh diri, jenazah kemudian dibawa kembali ke rumah duka di Desa Suka Bulan untuk dimakamkan pada Minggu (23/12) pagi di TPU desa setempat. Korban juga meninggalkan sebuah surat wasiat yang intinya ucapan selamat tinggal ke pacarnya serta harapannya untuk dapat bertemu kembali di surga. Sebelumnya korban memang sudah beberapa kali mencoba bunuh diri. Untuk motifnya masalah asmara macam sinetron gitulah, keluarga melarang berpacaran karena masih sekolah.”, ujar Kapolsek Talo Iptu Sodri, SH.