Pindah Markas ke Jateng, Prabowo-Sandi tak Lupakan Jabar

oleh -1.972 views

Pemindahan markas untuk meraih kemenangan di Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sodik Mudjahid, menuturkan wilayah Jawa Barat (Jabar) dan wilayah lain yang menjadi basis pendukung capres pejawat Joko Widodo tentu akan tetap dijaga agar suara dukungan untuk Prabowo-Sandi tidak surut. Bahkan akan ditingkatkan.

“Jabar dan daerah-daerah (yang menjadi basis suara) lawan, kita jaga dan kita tingkatkan. Hanya Jateng (Jawa Tengah) yang dikenal sebagai ‘kandang banteng’ harus kita jaga bahkan ditingkatkan dari perolehan suara di Pilgub Jateng 2017 lalu,” ujar dia kepada Republika.co.id, Rabu (12/12).

Sodik juga menambahkan, pemindahan markas pemenangan Prabowo-Sandi dari Jakarta ke Jawa Tengah juga menjadi salah satu upaya untuk meraih kemenangan di Pilpres 2019. Dia meyakini pemindahan tersebut akan sangat berdampak positif bagi perolehan suara di Pilpres 2019 mendatang.

“Salah satu faktor untuk dapat mengungguli pejawat adalah angka perolehan suara di Jateng. Kalau di Jateng kami dapat angka seperti hasil Pemilihan Gubernur Jateng (2017 lalu) maka kami unggul secara nasional dengan angka tipis,” ujar dia.

Menurut Sodik, jika Prabowo-Sandi berhasil unggul di Jateng maka angka perolehan suara nasionalnya akan menjadi unggul besar. Apalagi, dia mengatakan tren suara Prabowo-Sandi berdasarkan survei internalnya terus meningkat. “Dan pada waktunya, pada hari H nanti, kami akan mengungguli pejawat,” ungkap anggota DPR Komisi VIII itu.

Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Jateng Prabowo-Sandi, Abdul Wachid sebelumnya mengatakan, markas akan dipindah ke Kota Surakarta sebagai salah satu upaya memenangi Pilpres 2019. Bangunan di Surakarta yang akan menjadi markas itu milik Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso.

SUMBER