Pelajar Tewas di Cibinong Dikenal Sebagai Biang Tawuran

oleh

DEPOK- Pelajar yang tewas dalam perkelahian di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018) sore tadi dikenal kerap jadi biang tawuran. Hal itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, Depok Iptu Prihatin yang ikut menangani kasus ini bersama Polsek Cibinong, Bogor.

Bahkan kata Iptu Prihati, berdasarkan catatan sekolah korban terancam akan dikeluarkan dari pihak sekolah lantaran kerap biang tawuran.

“Informasinya dari pihak sekolah akan dipecat . Korban merupakan kelas 12 dari keterangan teman wanitanya sendiri juga sangat dikenal sebagai biang tawuran,”tuturnya.

Namun tentu kepastian masih dalam pengusutan polisi. Beberapa saksi mata sudah dimitai keterangan. Tersangka pelakunya juga masih diburu polisi.

Seperti diketahui, seorang pelajar SMK tewas mengenaskan disambet pakai clurit saat diserang oleh pelajar dari sekolah lain di Jalan Ciliwung Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis sore.
Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Prihatin mengatakan pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 16.00 WIB bahwa ada korban tawuran dibawa ke Puskesmas Cilodong. Korban Ir ,19, pelajar SMK swasta di Pondok Rajeg tewas akibat luka sabetan celurit di dada sebelah kiri hingga tembus jantung.

“Korban tewas dalam perjalanan menuju puskesmas,”ujarnya saat dikonfirmasi.

Mantan KSPKT Polresta Depok ini menuturkan kronologis peristiwa itu ketika korban bersama teman berjumlah dua motor sedang nongkrong di pinggir jalan du TKP. Jarak antara sekolah dengan korban hanya beberapa meter. Tiba-tiba datang tiga motor berboncengan total sembilan pelajar langsung menyasar korban lalu membacoknya.

“Sebelumnya korban sempat lari lalu sama pelaku dari salah satu dari sembilan orang ini langsung membacokkan celurit ke arah dada sebelah kiri korban hingga tersungkur,”katanya.

Setelah itu oleh teman korban langsung melarikan Ir ke Puskesmas Cilodong namun nyawa sudah tidak tertolong lagi.

“Informasi dari para saksi melihat pelajar yang menyerang temannya tersebut berasal dari SMK swasta daerah Bojonggede,”tambahnya.

Usai kejadian pelaku langsung membuang celurit yang digunakan untuk membunuh korban ke Kali Ciliwung tidak jauh dari TKP.

“Tadi sudah kita cek masuk TKP Polsek Cibinong daerah Pondok Rajeg, bukan masuk Polsek Sukmajaya. Sudah kita koordinasikan langsung dengan polsek setempag untuk segera ditindak lanjuti,”tuturnya. (angga/b)

SUMBER