Kangen Ibu yang sudah meninggal, Siswi SMA cantik gantung diri di kamar mandi

oleh

SUNGAI PENUH – Diduga tidak kuat menahan rindu setelah ibunya meninggal, seorang gadis remaja sekaligus siswi salah satu SMA swasta kelas 3 di Sungai Penuh, Desri (17), ditemukan meregang nyawa dengan cara gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya di Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungaipenuh, Kamis (29/11) pada jam 6.30 pagi. Mayat gadis cantik berkawat gigi ini ditemukan pembantunya SM (22)  sudah kaku menggantung diri di besi shower kamar mandi rumahnya dengan selembar kain jilbab warna biru dongker miliknya yang melilit lehernya. Sebuah bangku kecil di sebelah kakinya menjadi pijakannya yang terakhir. Diduga korban melakukan aksinya pada malam hari jam 23.00.

Polisi menyatakan bahwa dari keterangan keluarga dan pembantu korban, Desri merupakan pribadi yang pintar dan ceria. Hanya beberapa minggu ini korban sering murung dan kerap mengurung diri dalam kamarnya. Apalagi setelah ibunya meninggal dunia sebulan yang lalu dan pacar korban juga sudah menyudahi hubungan pacarannya. Ayah korban SH (51) juga sibuk bekerja di luar kota dan hanya pulang hari Sabtu dan Minggu. Diduga karena tidak kuat menahan beban-beban tersebut, Desri nekat gantung diri. Terangnya.

“Kita ingin melakukan visum Namun keluarga korban menolak dan akhirnya kita hanya melakukan visum luar saja,” Kata Petugas. Kami juga menemukan kertas wasiat terakhir korban di atas meja belajarnya yang tertulis “Buat Ayah, Dedes minta maaf karena Dedes harus mati gantung diri, Dedes kangen ibu dan mau nyusul Ibu di surga, Dedes sadar apa yang lakukan sekarang ini salah. Tapi inilah Dedes, Aku ngga bisa kalau harus menahan semua beban ini,  Dedes harap Ayah selalu bahagia. Kuburkan Dedes di sebelah makam Ibu agar Aku tenang di surga bersama Ibu, jangan buang pakaian dan foto-foto Dedes juga yaa. Salam sayang”

Hasil visum luar juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sementara di mayat korban terdapat tanda-tanda gantung diri yaitu bekas jeratan kain jilbab di leher yang membentuk huruf V,  lidah yang terjulur, mata yang melotot, dan di celana pendeknya terdapat noda bekas tinja dan air kencing, dan lain-lain.

Gambar 2: Desri Semasa Hidup

Sementara kronologis kejadiannya, Polisi menjelaskan saksi yang pertama kali menemukan korban tergantung adalah pembantunya yang ingin membangunkan korban untuk berangkat ke sekolah pada jam 5, ketika itu SM mengecek kamar korban dan tidak menemukan korban, tetapi mendengar suara keran air yang menetes, SM kira korban sedang mandi, setelah jam 6.30 SM kembali dan memanggil-manggil korban tetapi tidak ada respon. Setelah itu SM memanggil tetangganya untuk membantu mendobrak pintu. Setelah pintu kamar mandi di dobrak terlihatlah mayat Desri yang masih mengenakan baju tidur dan celana pendek sudah menggantung dan gegerlah warga setempat.

Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan lain korban bunuh diri, karena jika melihat keadaan ekonomi keluarga korban, korban tergolong berada dan semua fasilitasnya disediakan oleh ayahnya. Korban akan segera dikembumikan menunggu ayahnya datang dari Batam. Terangnya.