Tersangka Pembunuh Wartawan Dufi Berwatak Kasar

oleh -2.173 views

BOGOR – Pelaku pembunuhan Abdullah Fihtri Setiawan alias Dufi (43), ditahan bersama istrinya setelah ditangkap Resmob Polda Metro Jaya.

Nurhadi dan istri saat di Polda Metro mengaku, membunuh korban karena terlilit utang. Pengakuan ini sama dengan yang disampaikan pemilik kontrakan. Diakui, Nurhadi sudah menunggak sewa kontrakan selama tiga bulan.

Rumah yang disewa pelaku beralamat di Kampung Bubulak Rt 03/04, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Warga sekitar pun mengaku, pelaku sangat bergaya preman. Saat ditagih deb colector karena menunggak cicilan motor tiga bulan, ia menantang dengan mengaku sebagai anggota Ormas.

Pasutri Nurhadi dan Sari Murni usai menghabisi nyawa korban, lalu memasukan jasadnya ke drum plastik warna biru lalu membuang ke kawasan industri Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Jasad korban lalu ditemukan SA, seorang pemulung perempuan yang pada pagi sekitar pukul 06.00 WIB, sedang mencari barang bekas.

Yunet, seorang kolektor yang ditugaskan kantornya, untuk menagih tunggakan cicilan motor mengaku, ia ditantang Nurhadi. “Dia sudah nunggak bayar 4 bulan. Kantor bingung nagih kemana karena dia pindah-pindah. Biaya cicilan Rp1,4 juta/bulan. Saya juga baru tau, dia ternyata pembunuh pria dalam drum,” kata Yunet kepada wartawan.

Dugaan kuat, jika karena terlilit utang, pasutri ini merencanakan aksi jahat, guna menguasai harta korban. Joni Juliandra, tetangga pelaku mengaku, Nurhadi alias Obeng dikenal warga bertempramental kasar.

Ia tak segan melontarkan ancaman dan menakut-nakutin penagih hutang yang datang kepadanya. Bahkan pemilik rumah kontrakan saja diancam saat menagih tunggakan 4 bulan uang sewa yang belum dibayarkan.

“Dia jarang bergaul. Tapi dia punya watak yang kasar. Pemilik rumah saja diancam. Karena sudah nunggak dengan biaya sewa Rp 575 ribu/bulan, yang punya nagih. Eh dia malah ancam balik, akan merusak kontrakan,” kata Edi Pranoto, satu tetangga pelaku lagi kepada wartawan. (yopi/ys)

SUMBER