Pacar meninggal karena kecelakaan, mahasiswi Jambi nyusul gantung diri pakai kain jilbab

oleh -2.024 views

Muarabulian – Diduga karena depresi setelah pacarnya meninggal dunia karena kecelakaan, seorang mahasiswi berhijab di Jambi membuat geger warga RT 01 Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Pasalnya, ia kedapatan menyusul pacarnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya, Kamis (8/11/2018) sekitar pukul 18.20 WIB.

Informasi yang didapat, mahasiswi tersebut bernama Arina (21). Jasadnya pertama kali ditemukan tergantung oleh ayahnya, Mustofa Kamal seusai pulang dari kebun sekitar pukul 18.20 Wib.
Mustofa merasa ada yang aneh ketika melihat kondisi rumah dalam keadaan gelap dan semua pintu terkunci dari dalam. Ia berusaha memanggil Arina, namun tak ada sahutan.

Karena sekian lama tak ada yang membukakan pintu, ayah korban mendobrak pintu depan rumah. Begitu masuk ke dalam rumah, Mustofa terkejut melihat anaknya sudah tergantung di atas pintu depan kamarnya dengan kain jilbab cokelat milik korban melilit di leher. Disebelahnya terdapat ember plastik sebagai pijakan terakhirnya saat menggantung diri.

Melihat anaknya sudah tergantung, ayah korban langsung menurunkan anaknya, lalu memanggil paman korban, Sukri, untuk membawa anaknya ke RSUD Hamba Muara Bulian. Namun, sesampai di RSUD, korban sudah tidak bernyawa lagi. Kapolres Batanghari AKBP Muhammad Santoso melalui Kasubag Humas IPTU Supradono, membenarkan soal adanya korban gantung diri tersebut.
“Ditemukan seorang mahasiswi gantung diri di rumahnya,” ujar Kasubag Humas Polres Batanghari, Jumat (09/10/2018).Dikatakan, korban pertama kali ditemukan oleh ayah kandungnya saat pulang dari kebun sekira pukul 18.20 Wib.

“Setelah dilakukan perawatan dan pemeriksaan oleh perawat, di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan. Namun, tampak jelas luka di leher, lidah menjulur,  dan ingus dan darah yang keluar dari hidung,” jelasnya. Hingga kini, motif dari peristiwa tewasnya mahasiswi dengan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri masih simpang siur.

Warga setempat bahkan teman korban masih belum mau terbuka terkait motif kejadian ini. Ada yang mengatakan korban sedang depresi berat karena pacar korban meninggal dunia baru baru ini. “Kabarnyo gitu bang, beberapo waktu lalu pacar korban meninggal. Mungkin karena itu dio berniat mau ikut meninggal, itu kabarnyo bang belum tau pasti apa penyebab korban mengakhiri hidup dengan caro gantung diri,” kata, Neta warga setempat.

Setelah mendapatkan keterangan dari perawat, ayah korban langsung membawa pulang jenazah anaknya untuk dimakamkan.